08 Sep 2026 Humas Berita Dibaca 11 kali

19 Mahasiswa Agroteknologi Unkhair Ikuti Program Magang di Empat Instansi

19 Mahasiswa Agroteknologi Unkhair Ikuti Program Magang di Empat Instansi

UNKHAIR, 19 mahasiswa Program Studi (Prodi) Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Faperta Unkhair), mengikuti Program Magang Berdampak di empat instansi dan lembaga di bidang pertanian.

Koordinator Prodi Agroteknologi Unkhair, Helda Sabban, SP., MSc, mengatakan program tersebut bagian dari upaya memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktik sesuai bidang keilmuan.

"Jumlah mahasiswa magang 19 orang dari Prodi Agroteknologi," ujar Helda saat dikonfirmasi Humas Unkhair, Selasa (8/9/2026).

Ke-19 mahasiswa ditempatkan di Balai Karantina, Badan Urusan Logistik (Bulog), Laboratorium Unit Pengendali Hayati (LUPH), dan PT Biokonversi.

Menurut Helda, kegiatan magang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan materi yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

"Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman praktis sebagai bekal memasuki dunia kerja," katanya.

Sementara, Koordinator LUPH Kota Ternate, Nurlela Bunga, menyambut baik kehadiran mahasiswa Prodi Agroteknologi Unkhair.

Menurut Nurlela, mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan sekaligus memahami praktik pertanian secara langsung.

"Ilmu yang diperoleh di kelas dapat dipadukan dengan praktik di kebun agar lulusannya siap menjawab kebutuhan pertanian Maluku Utara," katanya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam pengembangan pertanian berkelanjutan di Maluku Utara, terutama pada komoditas unggulan seperti kelapa, kopi, aren, dan agroforestri.

Nurlela menilai program magang juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan dan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Pengetahuan dan pengalaman yang diterima mahasiswa selama magang dapat diimplementasikan dengan baik di kampus maupun di tengah masyarakat," tutup Nurlela, mengakhiri. (*) 

Laporan: Allya & Tyta |Editor: Polo |Foto: Faperta