09 Sep 2026 Humas Berita Dibaca 21 kali

367 Mahasiswa FKIP Ikuti Pembekalan PPL ke II, Ditempatkan di 30 Sekolah

367 Mahasiswa FKIP Ikuti Pembekalan PPL ke II, Ditempatkan di 30 Sekolah

UNKHAIR, 367 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) mengikuti pembekalan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PPL-II) Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Banau, Kampus I Akehuda, Ternate, Rabu (9/9/2026).

Pembekalan mengusung tema "Integrasi Lesson Study dalam Pembekalan PPL-II FKIP Universitas Khairun, Mewujudkan Calon Pendidik Profesional, Kolaboratif, dan Berbasis Riset Kelas".

Para mahasiswa akan menjalani PPL ke-II di 30 sekolah di Kota Ternate, mulai 10 September hingga 13 November 2026. Pelaksanaan kegiatan didampingi 60 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Ketua Panitia PPL, Dr. Zulkifli Ahmad, S.Pd., M.Sc, melaporkan PPL-II merupakan mata kuliah wajib dengan beban 4 SKS, yang dirancang untuk memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami kehidupan dan proses pembelajaran di sekolah.

Dari 367 peserta, 114 mahasiswa berasal dari Program Studi PGSD, 72 mahasiswa PG PAUD, 49 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, 38 mahasiswa Pendidikan Matematika, 27 mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 24 mahasiswa PPKn, 20 mahasiswa Pendidikan Biologi, 15 mahasiswa Pendidikan Geografi, 7 mahasiswa Pendidikan Fisika, dan 1 mahasiswa Pendidikan Kimia.

Adapun 30 sekolah mitra terdiri atas 6 TK/PAUD, 11 SD, 8 SMP/sederajat, dan 5 SMA. Setiap sekolah akan didampingi dua DPL.

Dekan FKIP Unkhair, Prof. Dr. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd, menyampaikan PPL ke-II tidak sekadar menjadi ruang praktik mengajar, tetapi menjadi kesempatan mahasiswa mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi nyata di sekolah.

"PPL bukan sekadar praktik mengajar, tetapi menjadi proses membangun profesionalisme melalui pengalaman nyata di sekolah,' ujar Prof. Abdu Mas’ud, saat membuka kegiatan tersebut.

Ia mengajak mahasiswa memanfaatkan pengalaman selama berada di sekolah untuk membangun kompetensi sebagai calon guru, termasuk kemampuan berkolaborasi, mengembangkan pembelajaran, dan menghadapi beragam karakter peserta didik.

Menurut Prof. Abdu Mas'ud, mahasiswa juga perlu menjaga kedisiplinan, etika, penampilan, dan sikap selama menjalani PPL ke-II karena perilaku guru, maupun calon guru menjadi bagian dari pembelajaran yang dapat ditiru siswa.

"Jagalah almamater kita. Ketika berada di sekolah, tunjukkan sikap disiplin, etika yang baik, dan profesionalisme," katanya.

Prof. Abdu Mas’ud, berharap pengalaman PPL ke-II dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk membangun hubungan baik dengan sekolah mitra, serta menunjukkan kompetensi yang dimiliki. (*)

Laporan: Acil |Editor: Polo |Foto: Istimewa