11 Jun 2026 Humas Post Dibaca 99 kali

Jelang KKN, LPPM Unkhair Bekali DPL Lewat ToT

Jelang KKN, LPPM Unkhair Bekali DPL Lewat ToT

UNKHAIR,-Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Khairun (LPPM Unkhair) mengadakan Training of Trainers (ToT) bagi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Tahun Akademik 2026/2027.

Bertajuk “KKN Berdampak: Literasi Cerdas, Kreativitas, dan Ekonomi Hijau yang Berkelanjutan,” itu berlangsung di Aula Nuku, Gedung Rektorat Kampus II Unkhair, Ternate, Kamis (11/6/2026).

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Dr. Hasan Hamid, M.Si, mengatakan KKN tahun ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tapi juga diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Dr. Hasan Hamid, pelaksanaan KKN melibatkan berbagai skema, mulai dari program kerja sama mitra, program internal Unkhair, hingga kolaborasi dengan kementerian melalui Program Mahasiswa Berdampak di Masyarakat (BMM). 

“Semua program bermuara pada bagaimana mahasiswa mampu memberdayakan masyarakat di lokasi KKN,” ujarnya.

Ia mengakui KKN tahun ini menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Karena itu, diperlukan koordinasi dan strategi yang kuat agar seluruh program tetap dapat berjalan optimal.

Selain itu, Dr. Hasan Hamid menekankan pentingnya pembinaan karakter mahasiswa selama menjalani KKN, mulai dari kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi dengan masyarakat hingga menghadirkan program yang bermanfaat bagi desa maupun kelurahan.

Ketua LPPM Unkhair, Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd, melaporkan sebanyak 2.212 mahasiswa telah terverifikasi sebagai peserta KKN Tahap I Tahun 2026.

Menurutnya, para mahasiswa akan mengikuti pembekalan pada 17 Juni 2026 sebelum diberangkatkan ke lokasi KKN pada 22–25 Juni 2026. Mereka akan melaksanakan pengabdian selama 30 hari dan dijadwalkan kembali pada 23–25 Juli 2026.

“Penempatan mahasiswa dilakukan dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan kesehatan sehingga lokasi yang dipilih sesuai dengan kondisi masing-masing peserta,” jelas Sundari.

Ia menambahkan, lokasi KKN tahun ini tersebar di empat daerah, yakni Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Tengah, dan Kabupaten Halmahera Utara.

Khusus di Halmahera Tengah, terdapat 11 desa yang telah menyatakan kesediaan menerima mahasiswa KKN. Selain itu, tersedia sejumlah lokasi KKN Literasi yang merupakan hasil kerja sama dengan Perpustakaan Nasional dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Pembekalan DPL, LPPM juga menekankan pentingnya kreativitas mahasiswa dalam menyusun dan menjalankan program kerja. Pasalnya, tahun ini tidak lagi tersedia dana bantuan program bagi peserta KKN, sehingga mahasiswa didorong untuk memaksimalkan potensi lokal dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Terpisah, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (P2KM) LPPM Unkhair, Nurdin I. Muhammad, SE., M.Si, menjelaskan terdapat enam skema KKN yang disiapkan tahun ini, yakni KKN Reguler, KKN Literasi Tematik, KKN Persampahan, KKN Kebencanaan, KKN Infrastruktur, serta program kolaborasi antarperguruan tinggi.

Menurut Nurdin, pelaksanaan ToT kali ini difokuskan pada penguatan peran DPL agar mampu mengarahkan mahasiswa menjalankan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Peran DPL sangat penting untuk memastikan program yang dirancang mahasiswa selaras dengan kebutuhan desa dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” katanya. (*)

 

Kontributor: Acil |Editor: Polo |Foto: Fai 

Â