21 Sep 2026 Humas Berita Dibaca 14 kali

Lima Mahasiswa Antropologi Sosial Unkhair Magang di Desa Pigaraja, Fokus Benahi Data Desa

Lima Mahasiswa Antropologi Sosial Unkhair Magang di Desa Pigaraja, Fokus Benahi Data Desa

UNKHAIR, Lima mahasiswa Program Studi (Prodi) Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB Unkhair), mulai menjalani magang berdampak di Desa Pigaraja, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (21/9/2026).

Penyambutan mahasiswa berlangsung di Kantor Desa Pigaraja, dan dihadiri Sekretaris Desa Husen Idris, Kepala Urusan Pemerintahan, Bendahara Desa, serta sejumlah Ketua RT.

Ke lima tahun mahasiswa akan berada di Desa Pigaraja selama tiga bulan. Selain menjalankan kewajiban akademik, mahasiswa diminta membantu pemerintah desa menyelesaikan pendataan yang masih tertunda.

Sekretaris Desa Pigaraja, Husen Idris, mengatakan kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu mempercepat penyelesaian administrasi desa.

"Mudah-mudahan kedatangan mahasiswa kali ini bisa membantu pemerintah desa dalam menyelesaikan pekerjaan administrasi yang masih tertunda," ujarnya.

Menurutnya, sejumlah data desa masih perlu dilengkapi dan diperbarui. Data tersebut meliputi demografi, geografis, serta sosial ekonomi masyarakat.

"Kami masih memiliki beberapa data yang belum rampung, seperti data demografi, geografi, dan sosial ekonomi. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu proses penyusunan dan penyelesaian data tersebut," harapnya.

Husen menilai, kelengkapan data penting bagi pemerintah desa untuk mengetahui kondisi masyarakat, dan menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan desa.

Dosen Pendamping, Bahtiar Hairullah, S.S., M.A, mengatakan magang berdampak memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kampus secara langsung di masyarakat.

"Magang ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang mereka peroleh di kampus dengan realitas kehidupan masyarakat," ujarnya.

Mahasiswa, kata Bahtiar, dapat mempelajari kondisi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sekaligus melihat secara langsung bagaimana pemerintah desa menjalankan pelayanan kepada warga.

Ia berharap,mahasiswa mampu memberi kontribusi nyata selama berada di Desa Pigaraja, terutama dalam membantu pendataan dan penyusunan informasi mengenai masyarakat.

"Harapannya, mahasiswa tidak hanya datang untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi desa," harapnya.

Bahtiar juga berpesan agar mahasiswa menjaga etika saat berinteraksi dengan warga serta menghargai pengetahuan lokal selama magang. (*)

Penulis: Polo |Foto: Istimewa