28 Sep 2026 Humas Berita Dibaca 58 kali Rektor Unkhair Buka Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Geografi FKIP UNKHAIR, Rektor Universitas Khairun (Unkhair), Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, resmi membuka Asesmen Lapangan Program Studi (Prodi) Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Senin (28/9/2026). Kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (29/9/2026) di Aula Mini Kampus I Unkhair, Ternate itu bagian dari proses akreditasi yang dilaksanakan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Asesmen lapangan menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. rer. nat. Nandi, S.Pd., M.T., M.Sc, dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Prof. Dr. Wiwik Sri Utami, S.Pd., M.P, dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Sejumlah pimpinan Unkhair turut hadir, di antaranya Wakil Rektor I Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si, Wakil Rektor III Hi. Jamal Hi. Arsyad, S.H., M.H, Sekretaris LPMPP Dr. Rusman Rasid, S.Pd., M.Pd, Ketua LPPM Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd, Dekan FKIP Prof. Dr. Abdul Mas’ud, S.Pd., M.Pd, serta jajaran prodi. Rektor Unkhair, Prof. Abdullah, menyampaikan asesmen lapangan bagian penting dari proses penjaminan, dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Menurutnya, proses tersebut memberikan kesempatan kepada Prodi Pendidikan Geografi untuk mendapatkan penilaian objektif, serta masukan yang dapat digunakan sebagai bahan pengembangan prodi. Prof. Abdullah menyebut Prodi Pendidikan Geografi memiliki peran dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan dan kegeografian, khususnya mendukung kebutuhan pembangunan di wilayah kepulauan Maluku Utara. Ia mengajak seluruh proses asesmen dilaksanakan secara terbuka, objektif, profesional, dan transparan dengan memberikan data sesuai kondisi sebenarnya. Rektor berharap, rekomendasi tim asesor tidak berhenti pada proses akreditasi, tetapi dapat menjadi dasar pengembangan Prodi Pendidikan Geografi, dan peningkatan mutu Unkhair secara berkelanjutan. Asesor I LAMDIK Prof. Nandi mengatakan penjaminan mutu merupakan tanggung jawab bersama, baik di tingkat prodi maupun universitas. Menurutnya, visitasi bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan mengklarifikasi dokumen dan memberikan masukan untuk perbaikan program studi. Prof. Nandi mengajak tim Prodi Pendidikan Geografi menyiapkan dokumen pendukung dan menyampaikan informasi secara jelas. Pelaksanaan penjaminan mutu, kata Prof. Nandi, harus dapat dibuktikan melalui dokumen yang sesuai dengan indikator LAMDIK. Ia juga mengapresiasi kerja tim task force, pimpinan Unkhair, dan FKIP yang telah mempersiapkan asesmen dalam waktu terbatas. Asesor II LAMDIK Prof. Wiwik Sri Utami menambahakan, penjaminan mutu eksternal upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi. Tim asesor, menurut Prof. Wiwik, akan mengklarifikasi dan mengonfirmasi kesesuaian Laporan Evaluasi Diri (LED) dengan kondisi yang ditemukan di lapangan. Ia juga menyoroti pentingnya komitmen pimpinan universitas dalam menjaga mutu prodi dan fakultas. Selain melakukan penilaian, asesmen menjadi ruang berbagi pengalaman antara UPI, Unesa, dan Unkhair dalam pengelolaan prodi. (*) Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa