05 Oct 2026 Humas Berita Dibaca 4 kali

Transformasi Pembelajaran, Mahasiswa THP Unkhair Pelajari Standar Industri di Sulawesi Utara

Transformasi Pembelajaran, Mahasiswa THP Unkhair Pelajari Standar Industri di Sulawesi Utara

UNKHAIR, Tak hanya berkutat dengan teori di ruang kuliah, 50 mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Hasil Pertanian (THP) Universitas Khairun (Unkhair) turun langsung ke Sulawesi Utara untuk mempelajari standar industri pengolahan pangan.

Mereka mengikuti praktik lapangan terpadu dan kunjungan akademik lintas provinsi, yang berlangsung selama tiga hari.

Kegiatan tersebut didampingi lima dosen, yakni dr. Erna Rusliana M. Saleh, S.TP., M.Si, Prof. Dr. Hamidin Rasulu, S.TP., MP, Dr. Hasbullah, S.TP., M.Sc, Wira Rahardi, S.Si., M.Sc, dan Pratiwi Hadi, S.TP., M.P.

Mahasiswa melihat langsung penerapan teknologi pengolahan hasil pertanian, standardisasi mutu, keamanan pangan, hingga pengembangan produk berbasis komoditas lokal.

Selama di Sulut, mereka mengunjungi sejumlah lembaga dan institusi pendidikan. Salah satunya Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Tanaman Palma Manado untuk mempelajari teknologi pascapanen dan pengolahan tanaman palma, khususnya kelapa.

Mahasiswa juga mendatangi Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Manado. Mereka mendapat wawasan mengenai pengujian laboratorium, sertifikasi, serta penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mendukung daya saing produk.

Kunjungan dilanjutkan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado. Di sana, mahasiswa mempelajari pengawasan keamanan pangan, regulasi, serta proses perizinan produk olahan sebelum beredar di masyarakat.

Selain lembaga pemerintah, delegasi THP Unkhair berdiskusi dengan Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Pertemuan itu membahas perkembangan teknologi pangan, peluang kolaborasi riset, serta penguatan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Koordinator Prodi THP Unkhair, Dr. Erna Rusliana M. Saleh, mengatakan praktik lapangan itu dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengenal langsung alur kerja industri pangan dari hulu hingga hilir.

"Mahasiswa perlu memiliki sensitivitas terhadap perkembangan industri dan memahami standar kerja yang berlaku di lapangan," katanya. 

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi THP Unkhair memperluas jejaring dengan lembaga pemerintah, dunia industri, dan perguruan tinggi di luar Maluku Utara. (*)

Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Istimewa