30 Oct 2026 Humas Post Dibaca 40 kali

Unkhair dan BRI Ternate Tandatangani MoU, Buka Peluang Magang hingga Pengembangan UMKM Mahasiswa

Unkhair dan BRI Ternate Tandatangani MoU, Buka Peluang Magang hingga Pengembangan UMKM Mahasiswa

UNKHAIR, Universitas Khairun (Unkhair) memperluas kemitraan dengan dunia perbankan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Ternate. 

Penandatanganan berlangsung di Ruang Senat Universitas, Lt. 3, Kampus II Unkhair, Ternate Jumat (30/10/2026). 

Kerja sama ini membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi mahasiswa, hingga pemberdayaan kewirausahaan.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Rektor I Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si, Wakil Rektor II Prof. Dr. Irfan Zam Zam, S.E., M.Sc., Ak, Wakil Rektor III H. Jamal Hi. Arsyad, S.H., M.H, Kepala BAKK Unkhair M. Tahir Abd. Kadir, S.H, para dekan, serta kepala lembaga di Unkhair. 

Dari pihak BRI hadir pula, Area Head BRI Region 16 Manado, Ana Damayanti, S.T.P., M.B.A, bersama Branch Office Head BRI Ternate, Agus Arsyad, dan jajaran manajemen.

Ruang lingkup kerja sama mencakup bidang pendidikan, di antaranya penyelenggaraan program magang atau praktik kerja mahasiswa Unkhair di unit kerja BRI Kantor Cabang Ternate dan jaringan kantor BRI di wilayah Maluku Utara.

Selain itu, kedua pihak juga akan mengembangkan kurikulum bersama yang relevan dengan kebutuhan industri perbankan dan keuangan digital.

Wakil Rektor III Unkhair, H. Jamal Hi. Arsyad, mengatakan penandatanganan MoU menjadi langkah awal untuk memperluas kerja sama yang nantinya ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) di tingkat fakultas maupun unit terkait. 

"Setelah penandatanganan MoU ini, akan dilanjutkan dengan PKS. Teman-teman di fakultas juga dapat melakukan perjanjian kerja sama dengan BRI," ujarnya.

Menurut Jamal, kemitraan tersebut menjadi landasan hukum bagi kedua lembaga untuk mengembangkan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara lain, program magang mahasiswa, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta berbagai kegiatan akademik dan pengembangan sumber daya manusia.

Ia menegaskan, semakin banyak mitra yang menjalin kerja sama dengan Unkhair, semakin besar pula peluang memberikan dampak positif terhadap pengembangan institusi.

"MoU ini menjadi payung hukum untuk melanjutkan perjanjian kerja sama lainnya. Ini juga bagian dari implementasi indikator kinerja utama dan akreditasi. Kami menyampaikan terima kasih kepada BRI yang telah menjadi mitra Unkhair," katanya. 

Area Head BRI Region 16 Manado, Ana Damayanti, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Unkhair yang memberikan kesempatan kepada BRI untuk menjadi salah satu mitra perbankan universitas.

Ia berharap, kemitraan tersebut tidak hanya terbatas pada layanan keuangan dan digitalisasi, tetapi juga berkembang pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemberdayaan masyarakat.

"Harapan kami, dengan sumber daya yang dimiliki BRI, kami bisa memberikan layanan terbaik untuk Unkhair. Kita bisa tumbuh dan berkembang bersama, tidak hanya dalam layanan keuangan dan digitalisasi, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia," harapnya.

Ana menjelaskan, BRI memiliki pengalaman panjang dalam melayani masyarakat Indonesia. Pada 16 Desember 2026 mendatang, BRI genap berusia 131 tahun.

Secara nasional, BRI didukung jaringan 7.349 unit kerja, lebih dari 10.000 mesin ATM, lebih dari 10.000 mesin CRM, serta lebih dari 700.000 e-channel. Jaringan tersebut diperkuat sekitar 125.000 pekerja di dalam dan luar negeri.

Khusus Region 16 Manado yang membawahi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara, BRI memiliki 281 jaringan layanan, terdiri atas 20 kantor cabang, 16 kantor cabang pembantu, 203 BRI Unit, 16 kantor kas, dan 26 Teras BRI.

Dengan dukungan jaringan itu, Ana optimistis BRI dapat berkontribusi bagi pengembangan Unkhair, termasuk kesempatan magang berdampak, perekrutan talenta lulusan perguruan tinggi, serta menghadirkan praktisi perbankan dalam kegiatan akademik.

Terkait peluang beasiswa dan dukungan kegiatan kemahasiswaan, Ana menyebut BRI memiliki program beasiswa yang dapat diusulkan melalui koordinasi dengan manajemen dan kantor pusat.

BRI juga terbuka mendukung kegiatan mahasiswa sepanjang pengajuan dilakukan secara resmi melalui pihak rektorat agar pelaksanaannya lebih terkoordinasi.

Selain itu, BRI membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk melalui Rumah BUMN untuk pelatihan dan pendampingan usaha.

Branch Office Head BRI Ternate, Agus Arsyad, menambahkan, kerja sama diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa Unkhair yang memiliki minat, dan potensi di bidang kewirausahaan.

Menurutnya, mahasiswa yang telah merintis usaha secara mandiri dapat diidentifikasi dan didorong untuk mengembangkan bisnis melalui pendampingan serta akses pembiayaan dari BRI.

"Mahasiswa yang memiliki talenta untuk berwirausaha, perlu diberi ruang. Kami siap mendukung mereka agar usaha yang dirintis bisa berkembang lebih besar," pungkas Agus.

Agus mencontohkan, berbagai produk yang dikembangkan mahasiswa Unkhair memiliki peluang untuk ditingkatkan melalui pendampingan usaha, pengelolaan produksi, hingga penguatan akses permodalan.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk membangun kelompok usaha berbasis kepedulian lingkungan, termasuk mengembangkan pemanfaatan limbah industri menjadi produk bernilai ekonomi.

Di sisi lain, BRI siap memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada mahasiswa agar mereka memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan maupun merencanakan usaha setelah menyelesaikan pendidikan.

BRI, kata Agus memiliki layanan hingga wilayah kepulauan melalui Teras Kapal yang menjangkau delapan pulau. Bahkan, BRI berencana membuka layanan di wilayah Gebe, Halmahera Tengah, untuk memperluas akses layanan keuangan dan literasi masyarakat di delapan desa.

"Kami berharap, mahasiswa bisa berkolaborasi dan mendapatkan literasi keuangan dari BRI. Dengan begitu, mereka memiliki bekal ketika ingin mengembangkan usaha maupun memasuki dunia kerja," ujarnya. (*)

laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa