UNKHAIR, Lulusan Informatika dinilai punya peluang besar, berperan dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan, khususnya di Maluku Utara.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara, Dr. Muhammad Sarmin S. Adam, S.STP., M.Si, saat menjadi pembicara pada kuliah tamu Program Studi (Prodi) Informatika, Fakultas Teknik Universitas Khairun (Fatek Unkhair), Selasa (8/9/2026).
Kuliah tamu berlangsung di Aula Banau, Kampus I Unkhair, Akehuda, Kota Ternate, itu mengangkat tema “Transformasi Digital Pemerintahan: Peluang dan Tantangan bagi Lulusan Informatika”.
Sarmin menjelaskan, transformasi digital pemerintahan kini tidak sekadar memanfaatkan teknologi dalam pelayanan publik. Perubahan itu mencakup pembenahan tata kelola, integrasi sistem informasi, pengelolaan data, keamanan siber, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.Â
Menurut dia, percepatan transformasi digital membutuhkan sumber daya manusia (SDM).yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami kebutuhan organisasi, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta karakteristik masyarakat.
“Pemerintahan digital membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami kebutuhan organisasi, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan karakteristik masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, kompetensi lulusan Prodi Informatika, seperti pengembangan aplikasi, pengelolaan dan analisis data, jaringan komputer, keamanan informasi, kecerdasan buatan, hingga sistem informasi pemerintahan, menjadi modal penting untuk mendukung digitalisasi pemerintahan.
Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami peluang karier di sektor pemerintahan digital, tetapi juga mampu melihat tantangan yang akan dihadapi serta mempersiapkan diri untuk berkontribusi pada pembangunan berbasis teknologi di Maluku Utara. (*)
Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Prodi Informatika|