30 Jul 2026 Humas News Read 46 times

Rektor Unkhair Jalin Kerja Sama dengan Badan Bahasa, Buka Peluang Praktisi Mengajar dan Pertukaran Mahasiswa

Rektor Unkhair Jalin Kerja Sama dengan Badan Bahasa, Buka Peluang Praktisi Mengajar dan Pertukaran Mahasiswa

UNKHAIR, Rektor Universitas Khairun (Unkhair), Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa serta sastra di Maluku Utara.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rektor Unkhair, Kampus II Gambesi, Kota Ternate, Kamis (30/7/2026).

MoU ditandatangani langsung oleh Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M. Sementara dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dilakukan Nurul Istiqamallah, S.H., M.H, mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum.

Kerja sama ini merupakan pembaruan nota kesepahaman yang sebelumnya telah berakhir. Melalui kesepakatan itu, kedua lembaga berkomitmen memperkuat sinergi dalam pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa serta sastra, khususnya di Provinsi Maluku Utara.

Usai tandatangan, Prof. Abdullah W. Jabid, menjelaskan pembaruan MoU dilakukan, karena kedua institusi memiliki kepentingan strategis yang saling mendukung, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, Balai Bahasa memiliki kebijakan yang mengharuskan pegawai yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi didukung oleh kerja sama antara lembaga dengan perguruan tinggi.

"Salah satunya harus didukung kerja sama dengan perguruan tinggi. Karena itu, mereka perlu memperbarui MoU dengan Unkhair," ujarnya.

Selain mendukung peningkatan kapasitas SDM di lingkungan Balai Bahasa, kata Prof. Abdullah W. Jabid, Unkhair juga memandang kerja sama tersebut dapat memperkuat proses pembelajaran di kampus.

Kata Rektor, Balai Bahasa memiliki tenaga ahli yang dapat dilibatkan sebagai praktisi mengajar di berbagai program studi di Unkhair.

"Kami berharap, tenaga profesional dari Balai Bahasa dapat menjadi praktisi mengajar di Unkhair sehingga memperkaya pengalaman belajar mahasiswa," harap Rektor.

Lebih lanjut, Prof. Abdullah W. Jabid berharap ruang lingkup kerja sama tidak berhenti pada pengembangan SDM, tapi terus diperluas ke berbagai bidang akademik lainnya.

Menurutnya, masih banyak peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, seperti program pertukaran mahasiswa hingga pembelajaran Bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing yang mengikuti program akademik di Unkhair.

"Ke depan kerja sama ini harus terus ditindaklanjuti dan dikembangkan. Misalnya mendukung program pertukaran mahasiswa, termasuk pembelajaran Bahasa Indonesia bagi mahasiswa luar negeri yang datang ke Unkhair. Kami melihat peluang kolaborasi ini masih sangat luas," tuturnya.(*)

Laporan: Fai |Editor: Polo |Foto: Fai